Tips Lezat Mengolah Daging Kambing

Jakarta, 01 January 0001

Daging kambing termasuk bahan makanan yang tidak terlalu populer dihidangkan dalam masakan rumahan. Kecuali pada saat Idul Adha, sajian daging kambing yang bisa Happy Friends temukan dengan mudah mungkin hanya dalam bentuk sate kambing atau tongseng. Beberapa orang mungkin akan menyebut alasan kesehatan sebagai salah satu penyebab daging kambing tidak banyak digunakan dalam hidangan rumahan. Maklum, daging kambing punya reputasi tidak sehat karena kandungan kolesterolnya yang tinggi. Padahal sebenarnya daging kambing sebenarnya mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan, lho!

Daging kambing mengandung kalori, lemak, dan kolesterol yang lebih rendah dari daging sapi dan daging ayam. Selain itu, daging kambing juga memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi dari daging ayam dan daging sapi. Jadi, kalau diolah dengan cara yang tepat, daging kambing bisa jadi sajian yang sehat juga.

Bagaimanakah cara terbaik untuk mengolah daging kambing? Bahan makanan lezat ini bukan cuma dihidangkan sebagai sate kambing saja, lho. Daging kambing pada umumnya lebih cocok diolah dengan cara masak yang lama dengan suhu rendah, karena kandungan lemak daging kambing yang rendah membuatnya menjadi keras dan kering kalau dimasak dalam suhu tinggi tanpa kelembaban. Tapi ada juga bagian daging kambing yang bisa diolah dengan cepat. Bagian-bagian daging kambing dan cara pengolahannya yang tepat adalah:

1. Has dalam (tenderloin) dan has luar (sirloin)

Bagian daging kambing ini sangat empuk, sehingga bisa dimasak dengan cepat dalam sajian seperti sate atau steak.

2. Iga

Sop iga tak cuma bisa dibuat dari iga sapi saja, lho. Iga kambing juga bisa diolah menjadi sajian sop iga yang lezat atau iga bakar yang nikmat.

3. Kaki dan sengkel

Happy Friends pernah dengar sop kaki kambing? Bagian kaki kambing yang bertekstur keras memang lebih cocok dihidangkan dalam sajian yang perlu waktu masak yang lama seperti sop. Happy Friends juga bisa mengolah kaki kambing untuk semur.

4. Panggul

Tekstur bagian daging kambing ini empuk, sehingga cocok diolah untuk sajian seperti sate atau tongseng.

5. Bahu

Bagian bahu kambing sebaiknya dimasak dengan agak lama. Happy Friends bisa memanggang bahu kambing dalam keadaan terbungkus di dalam oven dengan suhu rendah. Cara masak ini akan menghasilkan sajian bahu kambing yang empuk.

Cita rasa daging kambing paling cocok dipadukan dengan bumbu dan rempah yang kuat seperti pada sajian Timur Tengah dan India. Selain itu, Happy Friends juga perlu ingat bahwa daging kambing tidak sama dengan daging sapi atau daging domba. Karena itu, daging kambing tidak bisa disajikan dengan tingkat kematangan rare. Daging kambing harus disajikan dalam keadaan matang sempurna agar bisa tersaji dengan empuk.

Masalah lain sering dihadapi saat mengolah daging kambing adalah bau prengus yang muncul dan merusak aroma hidangan. Untuk menghilangkan bau ini, Happy Friends bisa melumuri daging kambing dengan perasan jeruk nipis atau limau. Diamkan selama beberapa saat, lalu olah daging kambing sesuai selera.

Sudah siap mengolah daging kambing untuk membuat hidangan yang menggugah selera? Selamat mencoba, Happy Friends!

Untuk cantik dan sehat tubuh perlu perawatan dari dalam tubuh dengan mengkonsumsi makanan yg baik tubuh, soya misalnya. ;) #SoyaCulture
DAFTAR NEWSLETTER

Dapatkan info nutrisi, resep dan artikel